Salah Satunya Aku

Beberapa orang menikmati paginya bersama ceruk cangkir sepi berisi rindu yang masih hangat.

Beberapa lainnya masih enggan beranjak dari selimut sayang semu, hanya agar terhindar dari dinginnya sunyi.

Sebagian orang masih setia bermain, berlari, mungkin terjatuh dalam mimpi tentangnya. Enggan terjaga hanya karena terbayang kenyataan tak seindah itu.

Sejumlah orang bahkan terperangkap dalam kotak kenangan yang padahal tak pernah ia buka, hanya ia bayangkan dan ingat-ingat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: