Cuma Satu Ketidakpastian

Foto: Jared

“Mencinta, harusnya layaknya dendam. Mesti berbalas.”

Beberapa orang pernah merindu hingga menangis.

Ingin memeluknya hingga sesak napas.

Semua semata karena tak ada balasan darinya. Jangankan balasan, tahu pun dia tidak. Jatuh cinta sendirian membuatmu kuat, memiliki tenaga layaknya monster, hampir tak terbatas.

Namun semuanya habis diserap penasaran, diserap prasangka yang dibangun sendiri, kemudian jumlahnya menjadi minus ketika persepsi baik yang kamu bangun bangun sendiri ternyata salah.

Berhentilah menebak-nebak. Melelahkan. Jika dia tak bisa memberikanmu kepastian. Mintalah. Rebut kepastianmu sendiri. Jangan biarkan hatimu kaududukkan di kursi yang bahkan kursi itu tak ingin diduduki, atau sudah ada yang menduduki hanya saja sedang pergi sejenak.

Bicara, maka semua penasaran akan sirna.

Karena cuma satu hal yang pasti, yaitu ketidakpastian.

10 comments
  1. Gua percya dgn quates kakak “berhentilah menebak-nebak. Melelahkan” . Lelah hati +pikiran +fisik #curcol

  2. sesese said:

    Dalem bgt smua racikan katanyaa…
    Ngena bgt dan ga berlebihan bahasany,,

    Two thumbs up for u

  3. Ayu said:

    kakak ijin soundcloud ya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: