Archive

Monthly Archives: November 2018

Hari ini bumi baru saja kehilangan pahlawan terbaiknya.

iamgeekingout_2018-Nov-13

Terima kasih, Stan, telah membuat saya percaya bahwa setiap orang punya superpowernya masing-masing.

Kita hanya lupa kalau superpower bukan hanya milik superhero, tetapi juga milik supervillain. Dan kejutannya, kita bisa saja menjadi superhero dan supervillain dalam waktu yang bersamaan.

Kekuatan yang besar selalu datang bersama tanggung jawab yang besar, sehingga tidak sedikit orang yang tidak bisa mengendalikannya, bisa mengendalikannya tetapi menyalahgunakannya, atau yang paling menyedihkan (atau melegakan?) punya superpower tetapi tidak menyadari itu sama sekali.

Ada mereka yang punya superpower membuat orang jatuh cinta hanya dengan satu senyuman. Namun dihantui rasa bersalah karena puluhan yang datang dengan niat baik, malah pulang dengan hati tercabik.

Mungkin juga ada yang memiliki superpower untuk bertahan pada satu hati sekian lamanya, tetapi kemudian terperangkap membeku tak sanggup untuk memulai dengan yang baru. Menggali cinta sangat dalam, sehingga merangkak keluar menjadi sesuatu yang terasa mustahil.

Pada chapter lain, ada sosok dengan superpower luar biasa penyayang. Namun diikuti hati yang hyper-sensitif terhadap omongan orang lain. Hasilnya. Sakit hati. Setiap hari.

Beda cerita superpower kegigihan berlari mengejar sosok yang diimpikan, lalu kemudian malah menjadi kejam akibat kekebalan rasa pada yang lain. Dengan mudah menganggap semuanya biasa saja pada orang yang selalu ada. Membunuh rasa tanpa sengaja.

Dan yang ini, favorit saya –karena saya sendiri yang sering tidak bisa mengendalikan–, superpower untuk menghancurkan sesuatu yang berharga, yang dibangun dengan waktu dan kesabaran, dihancurkan di detik-detik akhir. Singkatnya, membuat semua berantakan hanya dengan satu jentikan jari. Sialnya, hal ini dihantui kekuatan untuk mengambil tanggung jawab sendiri. Menyalahkan semua yang terjadi pada diri sendiri.

Pada akhir hari, setiap kekuatan menciptakan perjalanan. Selama tidak membunuhmu, kejatuhan hanya akan membuatmu kuat. Hanya perlu doa agar tokoh pendamping dan penonton tidak berhenti terlibat dalam cerita, sampai kesimpulan datang di ujung jalan.

Jadi, apa kekuatan supermu?